Dewan Dakwah Aceh Salurkan Daging Kurban untuk 440 Keluarga Kurang Mampu dan Mualaf

BANDA ACEH – Dewan Dakwah Aceh menyalurkan daging kurban kepada 440 keluarga kurang mampu, mualaf, mahasiswa Akademi Dakwah Aceh, dan masyarakat umum lainnya yang dipusatkan di Komplek Markaz Dewan Dakwah Aceh di Gampong Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (23/7/2021).

Koordinator Pelaksana, Tgk Suwardi mengatakan, pada Idul Adha 1442 H ini, Dewan Dakwah Aceh menyembelih 10 hewan kurban, yaitu 5 ekor sapi dan 6 ekor kambing.

Hewan-hewan kurban tersebut bersumber dari pengurus Dewan Dakwah Aceh, para simpatisan, mitra kerja, dan donatur Dewan Dakwah lainnya. “Dalam pelaksanaannya, 1 ekor sapi diserahkan ke masyarakat di Desa Bunbun Alas, Kecamatan Lauser, Kabupaten Aceh Tenggara,” ujarnya.

“1 ekor kepada masyarakat Alue Riyeung, Pulau Aceh dan 1 ekor kepada masyarakat Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar,” urai dia. “Sedangkan sisanya 2 ekor sapi dan 6 ekor kambing disembelih di Markaz Dewan Dakwah Aceh,” sebut Tgk Suwardi.

Sementara itu, Sekjen Dewan Dakwah Aceh, Zulfikar SE, MSi menjelaskan, meskipun saat ini masih pandemi Covid-19, akan tetapi semangat masyarakat untuk berkurban masih tinggi. Ini menunjukkan bahwa empati dan kepedulian masyarakat untuk sesama masih terbina dan terjaga dengan baik.

“Atas nama lembaga, kami sangat apresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih kepada Keluarga Besar Travel Fatimah Zahra di Semarang dan warga Aceh yang berdomisili di Malaysia atas kurbannya serta shahibul kurban dan para donatur lainnya,” ucap Zulfikar.

Zulfikar menambahkan, Dewan Dakwah Aceh bersama Laznas Dewan Dakwah Pusat juga telah menyalurkan 73 ekor domba ke-4 kabupaten/kota yaitu Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Kota Subulussalam, dan Abdya. “Semoga kiprah Dewan Dakwah Aceh dalam membantu masyarakat terutama di daerah pedalaman dan perbatasan Aceh dapat terus berjalan dan terlaksana sesuai dengan harapan apalagi di masa sulit seperti. Semoga dimudahkan semuanya,”pungkas Zulfikar.(*)

 

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Dewan Dakwah Aceh Salurkan Daging Kurban untuk 440 Keluarga Kurang Mampu dan Mualaf, https://aceh.tribunnews.com/2021/07/24/dewan-dakwah-acehsalurkan-dagingkurbanuntuk-440-keluarga-kurang-mampu-dan-mualaf.

Dewan Dakwah Aceh dan Forum Dakwah Perbatasan Gelar Sunatan Massal Gratis

BANDA ACEH – Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Dewan Dakwah Aceh bersama Forum Dakwah Perbatasan menggelar sunatan massal gratis, di Komplek Markaz Dewan Dakwah Aceh di Gampong Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Minggu (4/7/2021).

Kegiatan dengan tema “Khitanan Massal Anak Shaleh Ceria” itu diikuti oleh 30 anak yang sebagian besarnya berasal dari keluarga kurang mampu dan juga masyarakat umum yang berdomisili di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut pengurus Dewan Dakwah Aceh dan Forum Dakwah Perbatasan, Kepala Puskesmas Krueng Barona Jaya Aceh Besar, Rosa Andriani SST, orang tua/wali anak dan tamu lainnya.

Ketua Forum Dakwah Perbatasan, dr Nurkhalis Sp Jp FIHA mengatakan kegiatan tersebut juga bekerjasama dengan Bagian Bedah Fakultas Kedokteran USK/RSUDZA dan Puskesmas Krueng Barona Jaya Aceh Besar.

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan kontribusi Forum Dakwah Perbatasan terhadap berbagai permasalahan umat termasuk bidang kesehatan,” kata dr Nurkhalis.

Dokter Spesialis Jantung di RSUZA ini menjelaskan pada sunatan massal tersebut ada 31 orang anak yang dikhitan. Seusai dikhitan kepada mereka juga diberikan bingkisan kain sarung dan uang santunan.

Sementara untuk kontrol ulang dapat dilakukan di Puskesmas Krueng Barona Jaya, Aceh Besar atau di Puskesmas terdekat dari tempat tinggal masing-masing.

“Ada 20 dokter dari Bagian Bedah Fakultas Kedokteran USK/RSUDZA yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ini juga menjadi agenda rutin dan pengabdian kepada masyarakat dari prodi Bedah FK USK,” sebut dr Nurkhalis.

Ia menjelaskan berbagai program dakwah yang dijalankan Forum Dakwah Perbatasan diantaranya pemberian beasiswa pendidikan, pembinaan muallaf, penempatan da’i di perbatasan, pembangunan masjid dan mushalla serta pembangunan markaz dakwah.

Selain itu juga ada pendidikan kader da’i, Radio Dakwah Perbatasan, pembangunan atau rehab rumah dhuafa, pemberian modal kerja tanpa riba, penyaluran hewan kurban di perbatasan, dan pengobatan massal serta bantuan bidang kesehatan lainnya.

Sementara Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh, Dr Muhammad AR MEd menambahkan kegiatan tersebut merupakan salah satu program dari BKM Dewan Dakwah Aceh.

Tujuan utamanya adalah untuk meramaikan dan memakmurkan masjid dengan berbagai program kepada penduduk setempat dan sekitarnya, baik untuk anak yatim dan fakir miskin maupun untuk semua kalangan lainnya.

“BKM Dewan Dakwah Aceh saat ini telah melakukan berbagai program keummatan untuk masyarakat. Dan seperti itulah seharusnya yang dilakukan oleh semua masjid. Sehingga dengan kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan akan memupuk ukhuwah dan terbinanya silaturrahmi dengan sesama sehingga kebersamaan yang terus terjaga,” kata Dr Muhammad AR.(*)

 

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Dewan Dakwah Aceh dan Forum Dakwah Perbatasan Gelar Sunatan Massal Gratis, https://aceh.tribunnews.com/2021/07/05/dewan-dakwah-aceh-dan-forum-dakwah-perbatasan-gelar-sunatan-massal-gratis.
Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Ansari Hasyim

Pengurus Dewan Dakwah Aceh Dilantik

Pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Aceh foto bersama seusai dilantik Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, yang diwakili Kadis Pendidikan Dayah Aceh, Zahrol Fajri SAg MH di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (20/2/2021) malam.

BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, yang diwakili Kadis Pendidikan Dayah Aceh, Zahrol Fajri SAg MH, Sabtu (20/2/2021) malam, melantik pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Aceh di Anjong Monmata, Banda Aceh. Acara itu turut dihadiri Wakil Ketua Umum dan Wakil Sekretaris Umum Dewan Dakwah Pusat, Dr Amlir Syaifa Yasin MA dan Ade Salamun MM, Kadis Syariat Islam Aceh, Dr EMK Alidar, Kakanwil Kemenag Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Zahrol Fajri saat membacakan sambutan Gubernur Aceh mengatakan, untuk mewujudkan program ‘Aceh Meuadab,’ tentu pemerintah tidak dapat berjalan sendiri, tapi perlu dukungan dari semua pihak termasuk organisasi-organisasi Islam di Aceh. “Dewan Dakwah Islamiyah sebagai salah satu organisasi Islam, kami harapkan dapat mengambil peran terutama dalam penguatan pelaksanaan syariat Islam di Aceh,” ujarnya.

Zahrol Fajri menyampaikan, arah pembangunan ‘Aceh Meuadab’ adalah melahirkan generasi Aceh yang memiliki kualifikasi terbaik lahir dan batin, berkarakter, memiliki mental juang tinggi dengan semangat pantang menyerah dan ber-akhlakul karimah.

“Untuk itu, dalam rangka menyukseskan program Pemerintah Aceh ini, kami mendorong agar Dewan Dakwah terus melakukan studi dan perencanaan dakwah dengan baik dan benar,” ungkap Gubernur melalui Kadis Pendidikan Dayah Aceh. Ia juga berharap Dewan Dakwah dapat berkiprah secara maksimal dalam kegiatan dakwah di Aceh. Apalagi, Dewan Dakwah menjadi wadah berkumpulnya para cendikiawan dan intelektual muslim.

Terakhir, Gubernur Aceh mengucapkan selamat kepada ketua dan para pengurus Dewan Dakwah Aceh masa bakti 2021-2026. “Kami berharap, amanah yang diemban ini mudah-mudahan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,” harap Gubernur, dalam rilis Dinas Pendidikan Dayah Aceh, kepada Serambi, Sabtu (20/2/2021).

Sementara itu, Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Aceh, dr H Muhammad Ar MEd, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur dan Pemerintah Aceh atas dukungan penuh dalam memfasilitasi acara pelantikan itu, sehingga terlaksana dengan baik. (jal)

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Pengurus Dewan Dakwah Aceh Dilantik, https://aceh.tribunnews.com/2021/02/22/pengurus-dewan-dakwah-aceh-dilantik.

Dewan Dakwah Aceh Gelar Muswil tahun 2020

BANDA ACEH – Dewan Dakwah Aceh akan melaksanakan musyawarah wilayah (muswil) V, Minggu (22/11/2020). Kegiatan yang berlangsung di Kompleks Markaz Dewan Dakwah Aceh di Gampong Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, itu akan dibuka oleh Ketua Umum Dewan Dakwah Pusat, Ustaz H Adian Husaini MSi PhD.

Kepastian itu disampaikan Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh, Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA, Sabtu (21/11/2020). “Alhamdulillah, Ustaz Adian Husaini sudah sampai di Banda Aceh tadi sekitar jam 10.00 pagi,” kata Tgk Hasanuddin.

Tgk Hasanuddin mengatakan bahwa muswil itu dilaksana sebagai amanat organisasi dalam rangka mempersiapkan kepengurusan sepanjutnya. Ia berharap pengurus periode mendatang dapat bekerja maksimal dan profesional untuk kepentingan tegaknya Islam di muka bumi.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Rahmadon Tosari Fauzi MEd PhD menambahkan muswil ke V mengusung tema “Optimalisasi Gerakan Dakwah dalam menjaga Keutuhan NKRI” dan akan diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri atas pengurus pusat, pengurus wilayah dan majelis syura, pengurus daerah serta peninjau.

Sejauh ini beberapa nama mencuat sebagai kandidat ketua yaitu Enzus Tinianus, Abizal M Yati, Muhammad Muslem, Zulfikar Tijue, Muhammad AR dan Rahmadon Tosari Fauzi. “Alhamdulillah, persiapannya sudah maksimal. Saat ini panitia sedang melakukan finishing. Mudah-mudahan muswil dapat berjalan sempurna,” kata Rahmadon.

Rahmadon menjelaskan dalam Muswil tersebut juga akan dilaunching dua buku karya pengurus Dewan Dakwah Aceh dengan judul “Mosi Integral Muhammad Natsir” karya Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA dan “Potret Pendidikan Aceh” karya Dr Muhammad AR MEd.

Rahmadon juga menyampaikan pelaksanaan muswil, panitia tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat seperti menyediakan masker, hand saniteizer, tempat cuci tangan dan menerapkan jaga jarak bagi peserta.(mas)

 

 

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Dewan Dakwah Aceh Gelar Muswil, https://aceh.tribunnews.com/2020/11/22/dewan-dakwah-aceh-gelar-muswil.

Dewan Dakwah Aceh Perkuat Kerjasama Dengan RSUZA

Pengurus Wilayah Dewan Dakwah Aceh Kembali melakukan kunjungan silaturrahmi dengan pihak Rumah Sakit Zainal Abidin (RSU ZA) di Banda Aceh, Selasa (24/7/2018), kunjungan ini sebagai upaya lanjutan kerja sama program kemitraan dakwah di daerah pedalaman Aceh.

Direktur RSUZA, Dr. Azharuddin menyambut baik kedatangan pengurus Dewan Dakwah Aceh untuk melanjutkan kerja sama di bidang dakwah dan pengabdian masyarakat.

Sementara itu Ketua Dewan Dakwah Aceh Dr. Tgk Hasanuddin yang didampingi sekretaris Said Azhar mengatakan bahwa pihak Dokter RSUZA sangat banyak kontribusinya dan membantu program Dewan Dakwah. “salah satunya bantuan pembangunan Gedung Akademi Dakwah Indonesia (ADI) dan dukungan dalam bentuk lain yang sudah berjalan 4 tahun,” Ucap Tgk. Hasan

Sementara itu Wakil Direktur Keuangan, Tgk. Zulfikar Tijue mengatakan bahwa untuk saat ini dosen yang mengajar mahasiswa ADI ada 13 orang. “Dosen yang mengajar banyak yang bergelar Doktor dan sangat antusias dalam mengajar walau mereka tidak di berikan kompensasi finansial dan juga harapan yang sangat besar pada pihak manajemen RSUZA supaya dapat membantu program pembangunan ADI yang saat ini sudah dikerjakan sekitar 50 porsen,” Harap Tgk Zulfikar

Pengurus Dewan Dakwah Aceh Tengah dan Bener Meriah Resmi Di Lantik

👆👆Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA saat melantik Pengurus Daerah Dewan Dakwah Bener Meriah di Mesjid Kompleks Kantor Bupati Bener Meriah, Jum'at (1/6/2018)

Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA saat melantik Pengurus Daerah Dewan Dakwah Bener Meriah di Mesjid Kompleks Kantor Bupati Bener Meriah, Jum’at (1/6/2018)
Pengurus Daerah Dewan Dakwah Aceh Tengah dan Bener Meriah periode 2018-2021 resmi dilantik oleh Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA di dua tempat terpisah, yaitu di Aula Kemenag Aceh Tengah, Sabtu (2/6/2018) dan di Mesjid Kompleks Kantor Bupati Bener Meriah, Jum’at (1/6/2018).
Hadir dalam pelantikan tersebut Bupati Aceh Tengah Drs Shabela Abubakar, Bupati Bener Meriah Ahmadi SE, Forkompinda kedua Kabupaten dan undangan lainnya.
Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA dalam sambutannya saat pelantikan Dewan Dakwah Aceh Tengah menjelaskan tentang sejarah lahirnya Dewan Dakwah dan mengklarifikasi kalau ada persepsi yang menyamakan antara Dewan Dakwah dengan Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia. Karena ini adalah dua lembaga yang berbeda.
“Dewan Dakwah didirikan oleh mantan Perdana Menteri pertama RI, Allahyarham Muhammad Natsir dengan tujuan untuk mewujudkan Islam yang dapat diaplikasikan dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk dalam berbangsa dan bernegara,” kata Tgk Hasanuddin, Sabtu (02/06/2018).
Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN AR-Raniry ini menambahkan sekarang yang menjadi fokus kerja dan program Dewan Dakwah adalah pada penguatan organisasi dengan menargetkan pembentukan dan pengaktifan pengurus daerah Kab/kota seluruh Aceh.
Kemudian pengkaderan baik formal melalui Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aceh yang bertempat di Markaz Dewan Dakwah Aceh di Gampong Rumpet, Kec. Krueng Barona Jaya, Aceh Besar maupun informal melalui training/daurah dai daiyah, imam khatib dan sosialisasi syariah Islam.
“Selain itu Dewan Dakwah juga fokus dalam mengawal perbatasan Aceh dari upaya pendangkalan aqidah dan terakhir upaya kemandirian dana dakwah melalui pengaktifan LAZNAS,” ungkap Tgk Hasanuddin.
Bupati Aceh Tengah Drs Shabela Abubakar dalam arahannya berharap kehadiran Dewan Dakwah Aceh Tengah dapat menjadi patner kerja Pemerintah daerah. Menurutnya pemerintah tidak mungkin dapat bekerja sendiri dan tentunya memerlukan rekan kerja lainnya termasuk Dewan Dakwah.
Bupati Shabela menambahkan kehadiran Dewan Dakwah juga untuk menjawab kebutuhan dai yang selama ini masih kurang di daerah tersebut. Akibatnya untuk mengisi acara hari besar keagamaan di Kabupaten sering mengundang dai dari luar daerah.
“Dewan Dakwah kiranya dapat berperan aktif dalam memperbaiki kondisi umat khususnya dalam perbaikan akhlak. Sehingga kedepannya akan terwujud masyarakat yang berakhlakul karimah,” kata Bupati Shabela.
Sementara itu sehari sebelumnya, saat pelantikan Dewan Dakwah Bener Meriah di Mesjid Kompleks Kantor Bupati Bener Meriah, Jum’at (1/6/2018), Bupati Bener Meriah Ahmadi SE sangat mendukung terbentuknya Dewan Dakwah Kabupaten Bener Meriah. Apalagi pengurus yang dilantik itu merupakan para dai semuanya yang selama ini sudah aktif dalam dunia dakwah.

[caption id="attachment_759" align="alignnone" width="300"]👆👆Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA saat melantik Pengurus Daerah Dewan Dakwah Aceh Tengah di Aula Kemenag Aceh Tengah, Sabtu (2/6/2018) 👆👆Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA saat melantik Pengurus Daerah Dewan Dakwah Aceh Tengah di Aula Kemenag Aceh Tengah, Sabtu (2/6/2018)

Ia menambahkan dengan adanya Dewan Dakwah ini tentunya akan menjadi wasilah untuk memudahkan pemerintah daerah dalam mengkordinasikan kegiatan dakwah.
“Dan atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten, kita akan membantu Dewan Dakwah, bukan hanya support moril tetapi juga pendanaan untuk kelancaran semua kegiatannya. Sehingga Dewan Dakwah akan menjadi mitra pemerintah untuk mewujudkan akhlak dan karakter islami dalam hidup dan kehidupan kita,” kata Ahmadi.
Usai pelantikan Pengurus Dewan Dakwah Beber Meriah, pada sore harinya dilanjutkan dengan kegiatan penyerahan paket ramadhan untuk 250 dhuafa, paket lebaran yatim untuk 100 yatim dan bantuan sumur bor serta ifthar Ramadhan untuk 2000 orang yang dipusatkan di Desa Panji Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah.
Dan penyerahan paket bantuan dari Lembaga Cagri Der Turki itu diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Bener Meriah Tgk Syarkawi yang didampingi oleh Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA.
Adapun Pengurus Dewan Dakwah yang dilantik sebagai berikut :
– Dewan Dakwah Aceh Tengah
Ketua : Tgk H M Isa Umar, S.Ag
Sekretaris : Drs H Alam Syuhada SH MM
Bendahara : Abu Bakar Umah Opat
dibantu oleh bidang-bidang
– Dewan Dakwah Bener Meriah
Ketua : Drs Tgk Jaryadi
Sekretaris : Drs Tgk H Hamdani
Bendahara : Tgk Muhajir MH
dibantu oleh bidang-bidang

Pemuda Dewan Dakwah Abdya Gelar Daurah Dakwah untuk Pemuda

ACEH BARAT DAYA – Pemuda Dewan Dakwah Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar Daurah Dakwah untuk pemuda di Gedung Pertemuan Susoh, Abdya. Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT itu berlangsung 30 Mei – 2 Juni 2018 atau 14 – 17 Ramadhan 1439 H dan diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari mahasiswa, pemuda dan siswa tingkat SMA/MA.
Ketua Pemuda Dewan Dakwah Abdya sekaligus Ketua Panitia Rizwan, S.HI dalam laporannya menyampaikan pihaknya menghadirkan empat pemateri selama berlangsungnya daurah tersebut, diantaranya Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh, Dr TGk Hasanuddin Yusuf Adan, MA, MCL yang akan menyampaikan materi Aqidah, Sekretaris Dewan Dakwah Aceh, Said Azhar S.Ag dengan materi Bahaya SIPILIS, Ketua Umum Dewan Dakwah Abdya Iin Supardi S.S, M.E.I dengan materi Kelembagaan Dewan Dakwah dan Ketua Pemuda Dewan Dakwah Aceh, Basri Effendi SH MH dengan materi Motivasi dan Strategi Dakwah Pemuda.
“Selain itu peserta diajarkan bacaan tahsin Al-quran, dilatih untuk berceramah atau khutbah dan praktek tajhis mayit. Panitia juga menyiapkan sesi nonton bareng film Ar-Risalah Nabi Muhammad SAW,” sebut Rizwan.
Ketua Umum Dewan Dakwah Abdya, Ust. Iin Supardi, S.S, M.E.I menambahkan dirinya sangat optimis kader-kader dakwah yang berasal dari berbagai kecamatan di Abdya itu jika mengikuti daurah dakwah dengan sungguh-sungguh akan menjadi da’i masa depan ummat, khususnya untuk Kab. Abdya.
“Dengan usaha yang sungguh-sungguh kita sangat yakin mereka akan menjadi generasi dakwah masa depan dan akan membawa Abdya kearah yang lebih baik lagi. Dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas usaha bahu membahu dalam dakwah ini. Infaq umat Islam, dukungan Pemda serta sadaqah makanan berbuka dan sahur dari masyarakat sekitar juga sangat luar biasa. Semoga amal kita ini bernilai ibadah di SisiNya,” tambah Ust. Iin yang juga Kabid Dakwah Dinas Syariat Islam Abdya.
Sementara itu Wakil Bupati Aceh Barat Daya, Muslizar MT dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Pemuda Dewan Dakwah Abdya yang telah memberikan kontribusinya bagi umat, salah satunya melalui penyelenggaraan kegiatan Daurah Dakwah itu.
“Kita semua berharap semoga semagat dalam memperlajari islam yang terujud selama penyelenggaraan Daurah ini tetap terpelihara dan dikembangkan dalam menyongsong hari-hari mendatang,” tegas wabup Muslizar.
Oleh karena itu, lanjutnya peran dakwah menjadi sangat penting dalam rangka memberikan pencerahan iman dan islam kepada masyarakat.
“Maka peran para mubaliqh yang memiliki tugas untuk menyebarkan dan mendakwahkan islam di tengah-tengah masyarakat sangatlah dibutuhkan,” ungkapnya.
Hadir dalam kegiatan itu, Dandim 0110/Abdya Letkol Arm Iwan Aprianto, Kapolres Abdya diwakili Kapolsek Susoh AKP Erjan Dasmi, Kadis Syari’at Islam Tgk. Rajudin, Ketua Pemuda Dewan Da’wah Provinsi Aceh, Ketua Dewan Dakwah Aceh, Camat Susoh, para keucik, Ketua Ormas dan OKP serta undangan lainnya.
Sumber : lamurionline.com

Dr Husaini Hasan, Eks Tokoh Pejuang Aceh Ajak Masyarakat Rawat Perdamaian

BANDA ACEH – Eks tokoh perjuangan Aceh yang kini menetap di Eropa, Dr Husaini M Hasan mengajak masyarakat Aceh untuk menjaga dan merawat perdamaian yang telah dicapai demi terwujudnya ketentraman dan kesejukan di daerah Aceh.
“Perdamaian Aceh merupakan rahmat yang harus disyukuri bersama. Sebab ianya lahir dari perjuangan panjang dan sangat pahit. Karena itu perlunya kita menjaga, merawat, dan memupuk perdamaian yang sudah ada ini untuk kemaslahatan rakyat Aceh,” katanya
Pernyataan Husaini tersebut disampaikan pada kegiatan Diskusi Publik di Kompleks Markaz Dewan Dakwah Aceh (DDA) di Gampong Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Jum’at (25/5/2018).
Husaini Hasan berharap semua pihak bisa menjaga dan menata Aceh dengan bermusyawarah mufakat dalam setiap pembangunan.
Husaini juga meminta pemangku kepentingan menegakan keadilan secara merata agar tidak lagi terjadi keributan di kemudian hari.
“Alhamdulillah, dengan adanya perdamain ini saya pun sekarang dapat pulang kampung dengan bebas dan dapat berkumpul dengan semuanya. Ini merupakan nikmat yang patut kita syukuri dan tidak perlu berpikir untuk kembali berperang,” ujar Husaini.
Acara diskusi yang dipandu Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar Raniry, Badri Hasan SHI MH juga menghadirkan Ketua Umum DDA, Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA. Kegiatan itu diikuti tokoh masyarakat, tokoh politik, ormas, mahasiswa, dan lainnya.
Ketua Umum DDA, Hasanuddin Yusuf Adan menyampaikan lembaganya mempunyai peran yang sangat sentral dalam melaksakan syariat Islam di Aceh.
Bahkan, lembaga itu telah menjadi media dakwah yang menjalankan misi dakwah hingga keperbatasan Aceh.
Sumber : serambinews.com

Hakim Mahkamah Kasasi Arab Saudi Kunjungi Dewan Dakwah Aceh

Banda Aceh (27/01) Hakim Mahkamah Kasasi Kerajaan Arab Saudi Syeikh Dr Abdul Muchsin bin Abdullah Al Zikri, Jum’at (26/1) malam mengunjungi Markaz Dewan Dakwah Aceh di Gampong Rumpet, Kec. Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.
Kedatangan Guru Besar Universitas Muhammad bin Su’ud Riyadh, Arab Saudi ini di sambut Ketua Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA dan Direktur Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aceh Dr Muhammad AR MEd.
Selain itu turut hadir Kabid Bina Hukum Syariat Islam dan HAM Dinas Syariat Islam Dr Syukri M Yusuf MA, dosen, mahasiswa dan undangan lainnya.
Dr Syukri M Yusuf MA yang juga fasilitator kehadiran Syeikh Dr Abdul Muchsin, mengatakan selain berkunjung ke Dewan Dakwah Aceh, selama tiga hari (25-27) lawatannya di Banda Aceh Syeikh juga mengisi sejumlah kegiatan.
Diantaranya pada Kamis (25/1) Diskusi Penguatan Kapasitas Aparatur Penegak Syariat Islam di Aceh di Dinas Syariat Islam Aceh dan Taushiyah ba’da Magrib di Mesjid Al Makmur.
Selanjutnya Jum’at (26/1) mengisi Taushiyah ba’da subuh di Mesjid Al Fitrah Keutapang dan Seminar Internasional di UIN Ar-Raniry. Dan Sabtu (27/1) kembali ke Arab Saudi.
Saat berada di Markaz Dewan Dakwah Aceh, Syeikh Dr Abdul Muchsin bin Abdullah Al Zikri menyampaikan kuliah umum. Dihadapan tamu yang hadir, ia mengatakan kondisi ummat islam saat ini sedang menuju ke posisi puncak, khususnya para pemuda islam. Menurutnya di banyak negara perkembangan islam semakin pesat dan pemuda yang jadi pioner di dalamnya.
“Kondisi Islam sekarang dalam menuju proses ke puncak gemilang. Dan kita harus optimis masa depan Islam berada di tangan pemuda,” kata Syeikh Dr Abdul Muchsin
Dengan kebangkitan islam tersebut, tambahnya akan menjadi momok bagi musuh-musuh islam. Dengan demikian membuat mareka semakin tidak senang dengan islam. Dan itu sesuatu yang wajar.
“yang terpenting kita harus melaksanakan tupoksi masing-masing untuk islam dan dakwah. Proses dakwah menjadi tanggung jawab kita bersama. Dan ummat islam lebih berhak menguasai dunia,”harapnya.
Dari itu ia mengajak para pemuda dan mahasiwa untuk tekun belajar dan menuntut ilmu. Walaupun prosesnya sulit dan berliku-liku. Karena semua hanyalah untuk kebangkitan dan kemajuan islam.
Diakhir Kuliah umumnya Syeikh Dr Abdul Muchsin merasa senang bisa hadir di Dewan Dakwah Aceh. Juga melihat langsung Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aceh yang merupakan lembaga pendidikan binaan Dewan Dakwah Aceh. Dan akan kembali lagi dengan mengajak rekan-rekannya yang lain.
Sementara itu Ketua Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA sangat bersyukur dan berterima kasih atas kedatangan Syeikh Dr Abdul Muchsin bin Abdullah Al Zikri. Dan ini merupakan karunia yang tidak disangka-sangka
“Alhamdulillah, atas kunjungannya. Kami berharap Dewan Dakwah Aceh dapat menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga dan universitas yang ada di Arab Saudi. semoga kunjungan ini mendapat berkah bagi kita semua,” Pungkas Tgk Hasanuddin.

Dewan Dakwah Aceh Ikut Rakernas di Bogor

Pengurus Wilayah Dewan Dakwah Aceh yang diwakili oleh Ketua Umum Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA dan Sekjend Said Azhar S.Ag mengikuti acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (Dewan Dakwah Pusat), 19-21 Januari 2018 di Wisma Arga Mulya Kemendikbud, Cisarua, Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan tahunan yang dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari pengurus Dewan Dakwah Pusat dan 34 Pengurus Wilayah seluruh Indonesia itu di buka oleh Ketua Umum Dewan Dakwah Pusat Dr Mohammad Siddiq MA.
Dalam acara yang bertajuk “Meningkatkan Profesionalisme dan Memperkuat Kemandirian Ekonomi untuk Melaksanakan Dakwah Ukhuwah guna Memperkokoh Persaudaraan Ummat” itu juga dihadiri oleh Ketua MPR RI Dr H Zulkifli Hasan SE MM.
“Rakernas tersebut membahas banyak persoalan penting yang telah, sedang dan akan terjadi, baik kondisi eksternal Dewan Dakwah maupun kondisi internalnya,”kata Sekjend Dewan Dakwah Aceh Said Azhar S.Ag, Minggu (21/01/2018)
Said Azhar menjelaskan kondisi eksternal yang terjadi saat ini Dewan Dakwah menghadapi tantangan dakwah yang semakin kompleks. Tantangan dan persoalan dakwah terus datang dan berkembang dalam berbagai bentuk, intensitas dan bobotnya.
Ia mencontohkan gerakan sekularisme yang mengusung konsep Hak Asasi Manusia (HAM konsep Barat) telah berhasil mempengaruhi lembaga-lembaga tinggi negara untuk mengubah aturan yang menyangkut aqidah dan mengancam ketenangan Ummat Islam.
Selain itu perhelatan Pilkada Serentak 2018, Pileg dan Pilpres 2019 yang tidak dapat dilewati begitu saja. Usaha untuk memenangkan calon pemimpin Muslim menghadapi tantangan kuat dari kekuatan di luar Islam dan kaum sekuler.
Sedangkan kondisi internal, menurut Said Azhar diantaranya rendahnya SDM baik dari sisi kualitas maupun kuantitas (profesionalisme). Kemudian jumlah dan kualifikasi yang tidak sebanding dengan tantangan yang ada serta minimnya finansial.
“dalam kondisi internal dan eksternal yang demikian, ummat sangat menunggu dan mengharap peran maksimal Dewan Dakwah terutama dalam merekat ukhuwah dengan menjalin sinergi seluruh komponen ummat. Selain itu pentingnya membangun kembali komitmen untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme SDM serta memperkuat kemandirian ekonomi,”ungkap Said Azhar